Infografis BPS Republik Indonesia
Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri pada bulan Mei 2026 naik 5,98 persen.(1)
2026-07-01
Pada Mei 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 10,11 persen menjadi 4,1 juta orang, penumpang internasional naik 5,98 persen menjadi 1,7 juta orang, dan barang domestik turun 0,60 persen menjadi 49,6 ribu ton. Selama Januari–Mei 2026, penumpang domestik 23,3 juta orang (turun 1,63 persen), penumpang internasional 8,1 juta orang (turun 0,70 persen), dan barang 253,1 ribu ton (turun 11,72 persen).Penumpang angkutan laut domestik pada Mei 2026 turun 8,23 persen menjadi 2,7 juta orang dan barang yang diangkut naik 0,39 persen menjadi 42,7 juta ton. Selama Januari–Mei 2026, penumpang 13,0 juta orang (naik 0,98 persen) dan barang 205,1 juta ton (naik 2,73 persen).Penumpang kereta pada Mei 2026 turun 2,73 persen menjadi 47,0 juta orang dan barang naik 4,08 persen menjadi 6,4 juta ton. Selama Januari–Mei 2026, penumpang kereta 234,8 juta orang (naik 8,58 persen) dan barang 28,2 juta ton (turun 4,11 persen).Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Mei 2026 turun 3,88 persen menjadi 4,5 juta orang. Selama Januari–Mei 2026, penumpang naik 8,78 persen.
Download InfografisMei 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,38 juta kunjungan, jumlah perjalanan wi(1)
2026-07-01
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan, naik 5,83 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Mei 2026 mencapai 106,16 juta perjalanan, naik 8,69 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Mei 2026 mencapai 550,38 ribu perjalanan, turun 6,05 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Mei 2026 mencapai 50,76 persen, naik 2,48 persen poin (y-on-y)
Download InfografisLuas Panen Jagung Pipilan pada Mei 2026 Naik 22 Persen(1)
2026-07-01
Luas panen jagung pipilan pada Mei 2026 sebesar 0,21 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,04 juta hektare atau 22,04 persen dibandingkan luas panen pada Mei 2025 yang sebesar 0,17 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Mei 2026 sebanyak 1,18 juta ton, naik sebanyak 0,20 juta ton atau 19,79 persen dibandingkan pada Mei 2025 yang sebanyak 0,99 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Juni–Agustus 2026 diperkirakan sebesar 0,72 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Juni–Agustus 2026 diperkirakan sebanyak 4,23 juta ton.
Download InfografisLuas panen padi pada Mei 2026 sebesar 0,96 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 4,92(1)
2026-07-01
Luas panen padi pada Mei 2026 sebesar 0,96 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,02 juta hektare atau 2,35 persen dibandingkan luas panen padi di Mei 2025 yang sebesar 0,98 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada Mei 2026 sebanyak 5,87 juta ton GKP, mengalami penurunan sebanyak 0,20 juta ton GKP atau 3,31 persen dibandingkan produksi padi GKP di Mei 2025 yang sebanyak 6,07 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Mei 2026 sebanyak 4,92 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 0,17 juta ton GKG atau 3,43 persen dibandingkan produksi padi GKG di Mei 2025 yang sebanyak 5,09 juta ton GKG.Produksi beras pada Mei 2026 untuk konsumsi pangan penduduk sebanyak 2,84 juta ton beras, mengalami penurunan sebanyak 0,10 juta ton beras atau 3,43 persen dibandingkan produksi beras di Mei 2025 yang sebanyak 2,94 juta ton beras.
Download InfografisEkspor dan Impor Indonesia Mei 2026 masing-masing tercatat USD 23,20 miliar dan USD 24,81 (1)
2026-07-01
Nilai ekspor Indonesia Januari–Mei 2026 mencapai US$115,36 miliar atau naik 3,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 3,89 persen menjadi US$110,19 miliar. Sementara pada Mei 2026, ekspor mencapai US$23,20 miliar, turun 5,73 persen dibanding Mei 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Mei 2026 turun 4,50 persen menjadi US$22,45 miliar.Nilai impor Indonesia Januari–Mei 2026 mencapai US$111,33 miliar atau naik 15,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 13,16 persen menjadi US$93,88 miliar. Sementara pada Mei 2026, impor mencapai US$24,81 miliar, naik 22,16 persen dibandingkan Mei 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 14,89 persen menjadi US$20,30 miliar.Neraca perdagangan Indonesia Januari–Mei 2026 mengalami surplus US$4,03 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$16,31 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$12,28 miliar.
Download InfografisInflasi year-on-year (y-on-y) pada Juni 2026 sebesar 3,34 persen.(1)
2026-07-01
Pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89. Inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 7,84 persen dengan IHK sebesar 122,43 sedangkan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 2,29 persen dengan IHK sebesar 111,54. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 7,84 persen dengan IHK sebesar 122,43 sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Majene sebesar 1,70 persen dengan IHK sebesar 111,48.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Juni 2026 tercatat sebesar 1,79 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,76 persen, dengan tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,23 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,61 persen.
Download InfografisIndeks Harga Ekspor Indonesia Naik 9,06 Persen dan Indeks Harga Impor Indonesia Naik 8,95(1)
2026-06-02
Indeks Harga Ekspor (IHX) umum pada triwulan I-2026 naik 9,06 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 13,71 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHX kelompok migas triwulan I-2026 naik 10,84 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 4,08 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHX kelompok nonmigas triwulan I-2026 naik 8,97 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 14,25 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).Indeks Harga Impor (IHM) umum pada triwulan I-2026 naik 8,95 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 9,97 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHM kelompok migas triwulan I-2026 naik 6,22 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan turun 3,80 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHM kelompok nonmigas triwulan I-2026 naik 9,41 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 12,61 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).
Download InfografisApril 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,25 juta kunjungan, jumlah perjalanan (1)
2026-06-02
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan, naik 7,22 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada April 2026 mencapai 97,55 juta perjalanan, turun 24,14 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada April 2026 mencapai 643,66 ribu perjalanan, turun 30,54 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada April 2026 mencapai 48,83 persen, naik 1,85 persen poin (y-on-y).
Download InfografisIndeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional Mei 2026 naik 5,76 persen (y-on-y).(1)
2026-06-02
Pada Mei 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,76 persen terhadap IHPB Mei 2025. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Bijih Besi dan Mineral; Listrik, Gas, dan Air, yakni sebesar 8,92 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Mei 2026 antara lain: solar industri, beras biasa, elpiji non subsidi, solar transportasi, dan kelapa sawit (TBS).Pada Mei 2026, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar 1,43 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 4,07 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Mei 2026 sebesar 7,39 persen terhadap Mei 2025, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas aspal, pasir, batu pecahan, kerikil, dan baja tulangan (besi beton)..
Download InfografisJumlah barang yang diangkut menggunakan kereta pada bulan April 2026 naik 5,96 persen.(1)
2026-06-02
Pada April 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 18,72 persen menjadi 4,6 juta orang, penumpang internasional naik 0,93 persen menjadi 1,6 juta orang, dan barang domestik turun 5,85 persen menjadi 49,9 ribu ton. Selama Januari–April 2026, penumpang domestik 19,2 juta orang (naik 0,16 persen), penumpang internasional 6,4 juta orang (naik 0,89 persen), dan barang 203,5 ribu ton (turun 11,14 persen).Penumpang angkutan laut domestik pada April 2026 turun 6,17 persen menjadi 2,9 juta orang dan barang yang diangkut naik 4,31 persen menjadi 45,1 juta ton. Selama Januari–April 2026, penumpang 10,4 juta orang (turun 0,03 persen) dan barang 165,0 juta ton (naik 4,35 persen).Penumpang kereta pada April 2026 naik 0,30 persen menjadi 48,3 juta orang dan barang juga naik 5,96 persen menjadi 6,2 juta ton. Selama Januari–April 2026, penumpang kereta 187,8 juta orang (naik 9,74 persen) dan barang 21,8 juta ton (turun 5,00 persen).Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada April 2026 turun 33,54 persen menjadi 4,7 juta orang. Selama Januari–April 2026, penumpang naik 7,11 persen menjadi 19,5 juta orang.
Download Infografis