Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Infografis BPS Republik Indonesia

Inflasi year-on-year (y-on-y) pada April 2026 sebesar 2,42 persen.(1)

Inflasi year-on-year (y-on-y) pada April 2026 sebesar 2,42 persen.(1)

2026-05-04

Pada April 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,09. Inflasi y-on-y tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,00 persen dengan IHK sebesar 112,30 dan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 0,53 persen dengan IHK sebesar 110,93. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Manokwari sebesar 5,00 persen dengan IHK sebesar 112,30 dan terendah terjadi di Kota Bandar Lampung sebesar 0,33 persen dengan IHK sebesar 109,27.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada April 2026 sebesar 0,13 persen sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada April 2026 sebesar 1,06 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada April 2026 sebesar 2,44 persen; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,23 persen; dan inflasi y-to-d sebesar 1,16 persen.

Download Infografis
Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional Maret 2026 naik 2,28 persen (y-on-y).(1)

Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional Maret 2026 naik 2,28 persen (y-on-y).(1)

2026-04-01

Pada Maret 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 2,28 persen terhadap IHPB Maret 2025. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Hasil Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yakni sebesar 3,71 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Maret 2026 antara lain: beras biasa, daging ayam ras, telur konsumsi ayam ras, jagung, dan SKM (rokok/sigaret kretek mesin).Pada Maret 2026, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar 0,63 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 1,15 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Maret 2026 sebesar 3,58 persen terhadap Maret 2025, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas kerikil, batu pecahan, kerangka/kusen pintu/jendela dari aluminium, pasir, dan tanah urug.

Download Infografis
Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan laut domestik pada Februari 2026 naik 3,3(1)

Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan laut domestik pada Februari 2026 naik 3,3(1)

2026-04-01

Pada Februari 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 17,05 persen menjadi 4,1 juta orang, penumpang internasional turun 15,24 persen menjadi 1,5 juta orang, dan barang domestik turun 3,13 persen menjadi 49,5 ribu ton. Selama Januari–Februari 2026, penumpang domestik 9,0 juta orang (turun 5,09 persen), penumpang internasional 3,3 juta orang (turun 0,95 persen), dan barang 100,6 ribu ton (turun 10,66 persen).Penumpang angkutan laut domestik pada Februari 2026 turun 9,86 persen menjadi 2,0 juta orang dan barang yang diangkut naik 3,36 persen menjadi 38,8 juta ton. Selama Januari–Februari 2026, penumpang 4,3 juta orang (turun 8,05 persen), dan barang 76,3 juta ton (turun 1,39 persen).Penumpang kereta pada Februari 2026 turun 10,05 persen menjadi 43,3 juta orang dan barang juga turun 17,70 persen menjadi 4,4 juta ton. Selama Januari–Februari 2026, penumpang kereta 91,4 juta orang (naik 7,00 persen) dan barang 9,7 juta ton (turun 13,65 persen).Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Februari 2026 turun 18,17 persen menjadi 3,5 juta orang. Selama Januari–Februari 2026, penumpang turun 1,41 persen.

Download Infografis
Februari 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,16 juta kunjungan, jumlah perjalan(1)

Februari 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,16 juta kunjungan, jumlah perjalan(1)

2026-04-01

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari 2026 mencapai 1,16 juta kunjungan, naik 13,37 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Februari 2026 mencapai 91,14 juta perjalanan, naik 0,70 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Februari 2026 mencapai 701,07 ribu perjalanan, turun 7,64 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Februari 2026 mencapai 44,89 persen, turun 2,32 persen poin (y-on-y).

Download Infografis
Luas panen jagung pipilan pada Februari 2026 turun sebesar 7,02 persen(1)

Luas panen jagung pipilan pada Februari 2026 turun sebesar 7,02 persen(1)

2026-04-01

Luas panen jagung pipilan pada Februari 2026 sebesar 0,31 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,02 juta hektare atau 7,02 persen dibandingkan luas panen pada Februari 2025 yang sebesar 0,33 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Februari 2026 diperkirakan sebanyak 1,77 juta ton, turun sebanyak 0,09 juta ton atau 4,91 persen dibandingkan pada Februari 2025 yang sebanyak 1,86 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Maret–Mei 2026 diperkirakan sebesar 0,68 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Maret– Mei 2026 diperkirakan sebanyak 3,80 juta ton.

Download Infografis
Luas panen padi pada Februari 2026 sebesar 0,94 juta hektare dengan produksi padi diperkir(1)

Luas panen padi pada Februari 2026 sebesar 0,94 juta hektare dengan produksi padi diperkir(1)

2026-04-01

Luas panen padi pada Februari 2026 sebesar 0,94 juta hektare, mengalamikenaikan sebesar 0,18 juta hektare atau 23,62 persen dibandingkan luas panen padi di Februari 2025 yang sebesar 0,76 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada Februari 2026 diperkirakan sebanyak 6,04 juta ton GKP, mengalami kenaikan sebanyak 1,32 juta ton GKP atau 27,97 persen dibandingkan produksi padi GKP di Februari 2025 yang sebanyak 4,72 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Februari 2026 diperkirakan sebanyak 5,05 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 1,09 juta ton GKG atau 27,41 persen dibandingkan produksi padi GKG di Februari 2025 yang sebanyak 3,96 juta ton GKG.Produksi beras pada Februari 2026 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sebanyak 2,91 juta ton beras, mengalami kenaikan sebanyak 0,62 juta ton beras atau 27,37 persen dibandingkan produksi beras di Februari 2025 yang sebanyak 2,28 juta ton beras.

Download Infografis
Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08  persen.(2)

Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08 persen.(2)

Tanggal tidak tersedia

NTP nasional Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen lebih rendah dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,41 persen.Pada Maret 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,53 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki.Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional Maret 2026 sebesar 130,92 atau naik 0,14 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Download Infografis
Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08  persen.(1)

Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08 persen.(1)

2026-04-01

NTP nasional Maret 2026 sebesar 125,35 atau turun 0,08 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen lebih rendah dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,41 persen.Pada Maret 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,53 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki.Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional Maret 2026 sebesar 130,92 atau naik 0,14 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Download Infografis
Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Maret 2026 sebesar 3,48 persen.(1)

Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Maret 2026 sebesar 3,48 persen.(1)

2026-04-01

Pada Maret 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,95. Inflasi y-on-y tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Aceh sebesar 5,31 persen dengan IHK sebesar 114,01 dan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 1,16 persen dengan IHK sebesar 110,32. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 6,30 persen dengan IHK sebesar 114,90 dan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,69 persen dengan IHK sebesar 111,78. Sedangkan deflasi y-on-y di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,31 persen dengan IHK sebesar 113,30.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Maret 2026 sebesar 0,41 persen sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Maret 2026 sebesar 0,94 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Maret 2026 sebesar 2,52 persen; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,13 persen; dan inflasi y-to-d sebesar 0,93 persen.

Download Infografis
Ekspor dan Impor Indonesia Februari 2026 masing-masing tercatat USD 22,17 miliar dan USD 2(1)

Ekspor dan Impor Indonesia Februari 2026 masing-masing tercatat USD 22,17 miliar dan USD 2(1)

2026-04-01

Nilai ekspor Indonesia Januari–Februari 2026 mencapai US$44,32 miliar atau naik 2,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 2,82 persen menjadi US$42,35 miliar. Sementara pada Februari 2026, ekspor mencapai US$22,17 miliar, naik 1,01 persen dibanding Februari 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Februari 2026 naik 1,3 persen menjadi US$21,09 miliar. Nilai impor Indonesia Januari–Februari 2026 mencapai US$42,09 miliar atau naik 14,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 17,49 persen menjadi US$36,93 miliar. Sementara pada Februari 2026, impor mencapai US$20,89 miliar, naik 10,85 persen dibandingkan Februari 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 18,24 persen menjadi US$18,90 miliar. Neraca perdagangan Indonesia Januari–Februari 2026 mengalami surplus US$2,23 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$5,42 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$3,19 miliar.

Download Infografis