Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Berita Statistik BPS Republik Indonesia

Luas panen padi pada Mei 2026 sebesar 0,96 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 4,92 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)

Luas panen padi pada Mei 2026 sebesar 0,96 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 4,92 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)

2026-07-01

Luas panen padi pada Mei 2026 sebesar 0,96 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,02 juta hektare atau 2,35 persen dibandingkan luas panen padi di Mei 2025 yang sebesar 0,98 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada Mei 2026 sebanyak 5,87 juta ton GKP, mengalami penurunan sebanyak 0,20 juta ton GKP atau 3,31 persen dibandingkan produksi padi GKP di Mei 2025 yang sebanyak 6,07 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Mei 2026 sebanyak 4,92 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 0,17 juta ton GKG atau 3,43 persen dibandingkan produksi padi GKG di Mei 2025 yang sebanyak 5,09 juta ton GKG.Produksi beras pada Mei 2026 untuk konsumsi pangan penduduk sebanyak 2,84 juta ton beras, mengalami penurunan sebanyak 0,10 juta ton beras atau 3,43 persen dibandingkan produksi beras di Mei 2025 yang sebanyak 2,94 juta ton beras.

Download PDF
April 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,25 juta kunjungan, jumlah perjalanan wisnus 97,55 juta, jumlah perjalanan wisnas 643,66 ribu, dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang 48,83  persen.

April 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,25 juta kunjungan, jumlah perjalanan wisnus 97,55 juta, jumlah perjalanan wisnas 643,66 ribu, dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang 48,83 persen.

2026-06-02

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan, naik 7,22 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada April 2026 mencapai 97,55 juta perjalanan, turun 24,14 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada April 2026 mencapai 643,66 ribu perjalanan, turun 30,54 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada April 2026 mencapai 48,83 persen, naik 1,85 persen poin (y-on-y).

Download PDF
Luas panen padi pada April 2026 sebesar 1,40 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 7,63 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)

Luas panen padi pada April 2026 sebesar 1,40 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 7,63 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)

2026-06-02

Luas panen padi pada April 2026 sebesar 1,40 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,26 juta hektare atau 15,47 persen dibandingkan luas panen padi di April 2025 yang sebesar 1,65 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada April 2026 sebanyak 9,13 juta ton GKP, mengalami penurunan sebanyak 1,76 juta ton GKP atau 16,15 persen dibandingkan produksi padi GKP di April 2025 yang sebanyak 10,88 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada April 2026 sebanyak 7,63 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 1,46 juta ton GKG atau 16,03 persen dibandingkan produksi padi GKG di April 2025 yang sebanyak 9,09 juta ton GKG.Produksi beras pada April 2026 untuk konsumsi pangan penduduk sebanyak 4,40 juta ton beras, mengalami penurunan sebanyak 0,84 juta ton beras atau 16,00 persen dibandingkan produksi beras di April 2025 yang sebanyak 5,23 juta ton beras.

Download PDF
Ekspor dan Impor Indonesia April 2026 masing-masing tercatat USD 25,30 miliar dan USD 25,21 miliar

Ekspor dan Impor Indonesia April 2026 masing-masing tercatat USD 25,30 miliar dan USD 25,21 miliar

2026-06-02

Nilai ekspor Indonesia Januari–April 2026 mencapai US$92,15 miliar atau naik 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 6,28 persen menjadi US$87,74 miliar. Sementara pada April 2026, ekspor mencapai US$25,30 miliar, naik 21,98 persen dibanding April 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas April 2026 naik 23,36 persen menjadi US$24,15 miliar.Nilai impor Indonesia Januari–April 2026 mencapai US$86,51 miliar atau naik 13,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 12,70 persen menjadi US$73,58 miliar. Sementara pada April 2026, impor mencapai US$25,21 miliar, naik 22,49 persen dibandingkan April 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 14,11 persen menjadi US$20,62 miliar.Neraca perdagangan Indonesia Januari–April 2026 mengalami surplus US$5,64 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$14,16 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$8,52 miliar.

Download PDF
Indeks Harga Ekspor Indonesia Naik 9,06 Persen dan Indeks Harga Impor Indonesia Naik  8,95 Persen pada Triwulan I-2026 Dibandingkan Triwulan Sebelumnya

Indeks Harga Ekspor Indonesia Naik 9,06 Persen dan Indeks Harga Impor Indonesia Naik 8,95 Persen pada Triwulan I-2026 Dibandingkan Triwulan Sebelumnya

2026-06-02

Indeks Harga Ekspor (IHX) umum pada triwulan I-2026 naik 9,06 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 13,71 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHX kelompok migas triwulan I-2026 naik 10,84 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 4,08 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHX kelompok nonmigas triwulan I-2026 naik 8,97 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 14,25 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).Indeks Harga Impor (IHM) umum pada triwulan I-2026 naik 8,95 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 9,97 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHM kelompok migas triwulan I-2026 naik 6,22 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan turun 3,80 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).IHM kelompok nonmigas triwulan I-2026 naik 9,41 persen terhadap triwulan IV-2025 (q-to-q) dan naik 12,61 persen terhadap triwulan I-2025 (y-on-y).

Download PDF
Jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta pada bulan April 2026 naik 5,96 persen.

Jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta pada bulan April 2026 naik 5,96 persen.

2026-06-02

Pada April 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 18,72 persen menjadi 4,6 juta orang, penumpang internasional naik 0,93 persen menjadi 1,6 juta orang, dan barang domestik turun 5,85 persen menjadi 49,9 ribu ton. Selama Januari–April 2026, penumpang domestik 19,2 juta orang (naik 0,16 persen), penumpang internasional 6,4 juta orang (naik 0,89 persen), dan barang 203,5 ribu ton (turun 11,14 persen).Penumpang angkutan laut domestik pada April 2026 turun 6,17 persen menjadi 2,9 juta orang dan barang yang diangkut naik 4,31 persen menjadi 45,1 juta ton. Selama Januari–April 2026, penumpang 10,4 juta orang (turun 0,03 persen) dan barang 165,0 juta ton (naik 4,35 persen).Penumpang kereta pada April 2026 naik 0,30 persen menjadi 48,3 juta orang dan barang juga naik 5,96 persen menjadi 6,2 juta ton. Selama Januari–April 2026, penumpang kereta 187,8 juta orang (naik 9,74 persen) dan barang 21,8 juta ton (turun 5,00 persen).Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada April 2026 turun 33,54 persen menjadi 4,7 juta orang. Selama Januari–April 2026, penumpang naik 7,11 persen menjadi 19,5 juta orang.

Download PDF
Nilai Tukar Petani (NTP) Mei 2026 sebesar 127,73 atau naik 1,99 persen

Nilai Tukar Petani (NTP) Mei 2026 sebesar 127,73 atau naik 1,99 persen

2026-06-02

NTP nasional Mei 2026 sebesar 127,73 atau naik 1,99 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 2,53 persen lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,53 persen.Pada Mei 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,48 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional Mei 2026 sebesar 132,84 atau naik 1,95 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Pada Mei 2026, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp14.667 per kg, naik sebesar 0,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp13.402 per kg atau naik sebesar 0,79 persen.

Download PDF
Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Mei 2026 sebesar 3,08 persen.

Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Mei 2026 sebesar 3,08 persen.

2026-06-02

Pada Mei 2026, terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,40. Inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,94 persen dengan IHK sebesar 112,93, sedangkan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 1,94 persen dengan IHK sebesar 111,84. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,09 persen dengan IHK sebesar 118,52, sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,66 persen dengan IHK sebesar 113,79.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,28 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,35 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Mei 2026 tercatat sebesar 2,59 persen, dengan tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,22 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,38 persen.

Download PDF
Luas panen jagung pipilan pada April 2026 sebesar 0,24 juta hektare

Luas panen jagung pipilan pada April 2026 sebesar 0,24 juta hektare

2026-06-02

Luas panen jagung pipilan pada April 2026 sebesar 0,24 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,01 juta hektare atau 4,90 persen dibandingkan luas panen pada April 2025 yang sebesar 0,23 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada April 2026 sebanyak 1,38 juta ton, naik sebanyak 0,10 juta ton atau 8,15 persen dibandingkan pada April 2025 yang sebanyak 1,27 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Mei–Juli 2026 diperkirakan sebesar 0,65 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Mei–Juli 2026 diperkirakan sebanyak 3,74 juta ton.

Download PDF
Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional Mei 2026 naik 5,76 persen (y-on-y).

Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional Mei 2026 naik 5,76 persen (y-on-y).

2026-06-02

Pada Mei 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,76 persen terhadap IHPB Mei 2025. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Bijih Besi dan Mineral; Listrik, Gas, dan Air, yakni sebesar 8,92 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Mei 2026 antara lain: solar industri, beras biasa, elpiji non subsidi, solar transportasi, dan kelapa sawit (TBS).Pada Mei 2026, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar 1,43 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 4,07 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Mei 2026 sebesar 7,39 persen terhadap Mei 2025, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas aspal, pasir, batu pecahan, kerikil, dan baja tulangan (besi beton)..

Download PDF