Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Pada Januari 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 5,59 persen
2023-02-01
Pada Januari 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,59 persen terhadap IHPB Januari 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 12,22 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Januari 2023 antara lain: bawang merah, cabai merah, tembakau, pasir, solar, bensin, beras, dan rokok kretek dengan filter.Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Januari 2023 sebesar 0,57 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Januari 2023 sebesar 0,57 persen.Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Januari 2023 sebesar 6,50 persen terhadap Januari 2022, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, aspal, semen, pasir, dan batu fondasi bangunan.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) Januari 2023 sebesar 109,84 atau naik 0,77 persen. Harga Gabah Kering Panen di Tingkat Petani naik 3,79 persen dan Harga Beras Premium di Penggilingan naik 3,57 persen.
2023-02-01
Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional Januari 2023 sebesar 109,84 atau naik 0,77 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,40 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,63 persen.Pada Januari 2023, NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan tertinggi (2,27 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kalimantan Barat mengalami penurunan terbesar (2,11 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Januari 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,68 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada sebagian besar kelompok pengeluaran.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Januari 2023 sebesar 109,95 atau naik 0,92 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Dari 1.338 transaksi penjualan gabah di 25 provinsi selama Januari 2023, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 55,31 persen; gabah kering giling (GKG) 31,31 persen; dan gabah luar kualitas 13,38 persen.Selama Januari 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.837,00 per kg atau naik 16,52 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.973,00 per kg atau naik 16,72 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Januari 2022. Rata- rata harga GKG di tingkat petani Rp6.501,00 per kg atau naik 20,63 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.615,00 per kg atau naik 20,24 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.164,00 per kg atau naik 9,60 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.284,00 per kg atau naik 9,53 persen.Dibandingkan bulan lalu, rata-rata harga gabah pada Januari 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,79 persen; 5,43 persen; dan 2,57 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Janauri 2023 dibandingkan bulan lalu untuk kualitas GKP, GKG dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,91 persen; 5,37 persen; dan 2,90 persen.Selama Januari 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 881 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.140 observasi beras di penggilingan.Pada Januari 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp11.345,00 per kg, naik sebesar 15,48 persen dibandingkan Januari 2022, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp10.802,00 per kg atau naik sebesar 15,14 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp10.228,00 per kg atau naik sebesar 13,16 persen.Dibandingkan dengan bulan lalu, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2023 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 3,57 persen; 4,15 persen; dan 4,29 persen.
Download PDFJumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Desember 2022 mencapai 895,12 ribu kunjungan dan Jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Desember 2022 naik 14,87 persen
2023-02-01
A. Perkembangan Pariwisata Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Desember 2022 mencapai 895,12 ribu kunjungan, naik 447,08 persen dibandingkan dengan kondisi Desember 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada Desember 2022 juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 36,19 persen. Selama tahun 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 5,47 juta kunjungan, naik 251,28 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada tahun 2021. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Desember 2022 mencapai 56,90 persen, naik 5,33 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2021. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK Desember 2022 juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 2,49 poin. TPK hotel klasifikasi nonbintang pada Desember 2022 tercatat sebesar 26,45 persen, naik 1,88 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2021 dan mengalami kenaikan 2,41 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama Desember 2022 tercatat sebesar 1,62 hari, naik 0,01 poin dibandingkan dengan kondisi Desember 2021 dan turun 0,08 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya. B. Perkembangan Transportasi Nasional Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2022 sebanyak 5,3 juta orang, naik 14,26 persen dibanding kondisi pada November 2022. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 14,87 persen menjadi 1,1 juta orang. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 52,6 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 7,1 juta orang, masing-masing naik sebesar 74,81 persen dan 1.030,86 persen dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2021. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Desember 2022 tercatat 1,7 juta orang atau naik 13,05 persen dibanding November 2022. Jumlah barang yang diangkut turun 2,49 persen menjadi 26,9 juta ton. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang mencapai 17,8 juta orang atau naik 18,85 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sementara jumlah barang yang diangkut naik 2,44 persen atau mencapai 320,6 juta ton. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Desember 2022 sebanyak 29,8 juta orang atau naik 10,77 persen dibanding November 2022. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 8,87 persen menjadi 5,8 juta ton. Selama Januari–Desember 2022, jumlah penumpang mencapai 277,1 juta orang atau naik 85,04 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 15,41 persen menjadi 61,9 juta ton.
Download PDFInflasi year-on-year (y-on-y) pada Januari 2023 sebesar 5,28 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 7,78 persen.
2023-02-01
Pada Januari 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,98. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kotabaru sebesar 7,78 persen dengan IHK sebesar 119,97 dan terendah terjadi di Sorong sebesar 3,23 persen dengan IHK sebesar 112,02.Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,82 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,07 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,62 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,28 persen; kelompok kesehatan sebesar 3,04 persen; kelompok transportasi sebesar 13,91 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,87 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,80 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,46 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,15 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,22 persen.Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Januari 2023 sebesar 0,34 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Januari 2023 sebesar 0,34 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Januari 2023 sebesar inflasi y-on-y sebesar 3,27 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,33 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,33 persen.
Download PDFHasil Long Form Sensus Penduduk 2020
2023-01-30
Angka Kelahiran Total (TFR) Indonesia Menuju Replacement Level.Penurunan Angka Kematian Bayi (IMR) Indonesia hampir 90 persen dalam 50 tahun terakhir.Arus migrasi risen dan seumur hidup menunjukkan terjadinya proses redistribusi penduduk Indonesia ke wilayah lain di luar Pulau Jawa.
Download PDFGini Ratio September 2022 tercatat sebesar 0,381
2023-01-16
Pada September 2022, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan Gini Ratio adalah sebesar 0,381. Angka ini menurun 0,003 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,384, namun tidak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2021 yaitu sebesar 0,381.Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2022 tercatat sebesar 0,402; turun dibanding Gini Ratio Maret 2022 yang sebesar 0,403; namun naik dibanding Gini Ratio September 2021 yang sebesar 0,398.Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2022 tercatat sebesar 0,313; turun dibanding Gini Ratio Maret 2022 dan September 2021 yang sebesar 0,314.Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 18,24 persen. Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada September 2022 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Jika dirinci berdasarkan daerah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 17,19 persen yang berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah. Sementara untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 21,06 persen, yang juga berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah.
Download PDFPersentase Penduduk Miskin September 2022 naik menjadi 9,57 persen
2023-01-16
Persentase penduduk miskin pada September 2022 sebesar 9,57 persen, meningkat 0,03 persen poin terhadap Maret 2022 dan menurun 0,14 persen poin terhadap September 2021.Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 26,36 juta orang, meningkat 0,20 juta orang terhadap Maret 2022 dan menurun 0,14 juta orang terhadap September 2021.Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 7,50 persen, naik menjadi 7,53 persen pada September 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 12,29 persen, naik menjadi 12,36 persen pada September 2022.Dibanding Maret 2022, jumlah penduduk miskin September 2022 perkotaan meningkat sebanyak 0,16 juta orang (dari 11,82 juta orang pada Maret 2022 menjadi 11,98 juta orang pada September 2022). Sementara itu, pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan meningkat sebanyak 0,04 juta orang (dari 14,34 juta orang pada Maret 2022 menjadi 14,38 juta orang pada September 2022).Garis Kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar Rp535.547,00/kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp397.125,00 (74,15 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp138.422,00 (25,85 persen).Pada September 2022, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,34 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.324.274,00/rumah tangga miskin/bulan.
Download PDFEkspor Desember 2022 mencapai US$23,83 miliar, turun 1,10 persen dibanding November 2022 dan Impor Desember 2022 senilai US$19,94 miliar, naik 5,16 persen dibanding November 2022
2023-01-16
A. PERKEMBANGAN EKSPOR Nilai ekspor Indonesia Desember 2022 mencapai US$23,83 miliar atau turun 1,10 persen dibanding ekspor November 2022. Dibanding Desember 2021, nilai ekspor naik sebesar 6,58 persen.Ekspor nonmigas Desember 2022 mencapai US$22,35 miliar, turun 2,73 persen dibanding November 2022, sementara naik 4,99 persen jika dibanding ekspor nonmigas Desember 2021.Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Desember 2022 mencapai US$291,98 miliar atau naik 26,07 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Sementara itu, ekspor nonmigas mencapai US$275,96 miliar atau naik 25,80 persen.Penurunan terbesar ekspor nonmigas Desember 2022 terhadap November 2022 terjadi pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$483,1 juta (9,44 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada nikel dan barang daripadanya sebesar US$220,0 juta (41,50 persen).Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Desember 2022 naik 16,45 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 10,52 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya naik 71,22 persen.Ekspor nonmigas Desember 2022 terbesar adalah ke Tiongkok, yaitu sebesar US$5,79 miliar, disusul Jepang sebesar US$2,08 miliar dan Amerika Serikat sebesar US$2,06 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,39 persen. Sementara itu, ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$4,28 miliar dan US$1,64 miliar.Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Desember 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$38,59 miliar (13,22 persen), diikuti Kalimantan Timur sebesar US$36,46 miliar (12,49 persen) dan Jawa Timur sebesar US$24,75 miliar (8,48 persen).B. PERKEMBANGAN IMPORNilai impor Indonesia Desember 2022 mencapai US$19,94 miliar, naik 5,16 persen dibandingkan November 2022 atau turun 6,61 persen dibandingkan Desember 2021.Impor migas Desember 2022 senilai US$3,20 miliar, naik 14,15 persen dibandingkan November 2022 atau turun 5,23 persen dibandingkan Desember 2021.Impor nonmigas Desember 2022 senilai US$16,74 miliar, naik 3,60 persen dibandingkan November 2022 atau turun 6,87 persen dibandingkan Desember 2021.Peningkatan impor golongan barang nonmigas terbesar Desember 2022 dibandingkan November 2022 adalah serealia senilai US$178,8 juta (66,03 persen). Sementara itu, penurunan terbesar adalah plastik dan barang dari plastik senilai US$124,3 juta (14,46 persen).Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Desember 2022 adalah Tiongkok senilai US$67,16 miliar (34,07 persen), Jepang senilai US$17,08 miliar (8,66 persen), dan Thailand senilai US$10,85 miliar (5,50 persen). Impor nonmigas dari ASEAN senilai US$32,85 miliar (16,67 persen) dan Uni Eropa senilai US$11,63 miliar (5,90 persen).Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari–Desember 2022 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada golongan bahan baku/penolong senilai US$33.956,7 juta (23,04 persen) dan barang modal senilai US$7.727,6 juta (26,99 persen), namun barang konsumsi turun US$350,5 juta (1,74 persen).Neraca perdagangan Indonesia Desember 2022 mengalami surplus US$3,89 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$5,61 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$1,72 miliar.
Download PDFUpah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Desember 2022 Naik Sebesar 0,22 Persen
2023-01-02
Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima uruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.Upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks harga konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.Upah nominal harian buruh tani nasional pada Desember 2022 naik sebesar 0,22 persen dibanding upah nominal buruh tani November 2022, yaitu dari Rp59.096,00 menjadi Rp59.226,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,73 persen.Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Desember 2022 naik 0,04 persen dibanding November 2022, yaitu dari Rp94.034,00 menjadi Rp94.072,00 per hari. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,62 persen.
Download PDFPada Desember 2022, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 5,78 persen
2023-01-02
Pada Desember 2022, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 5,78 persen terhadap IHPB Desember 2021. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar 10,90 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Desember 2022 antara lain: telur ayam ras, kacang kedelai, garam, bensin, solar, rokok kretek dengan filter, dan beras.Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Desember 2022 sebesar 0,76 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Desember 2022 sebesar 5,78 persen. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Desember 2022 sebesar 6,87 persen terhadap Desember 2021, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas solar, semen, aspal, pasir, dan batu fondasi bangunan.
Download PDF