Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Pada April 2025, luas panen padi sebesar 1,65 juta hektare dengan produksi padi diperkirakan sebanyak 9,09 juta ton gabah kering giling (GKG).
2025-06-02
Pada April 2025, luas panen padi sebesar 1,65 juta hektare dengan produksi padi diperkirakan sebanyak 9,09 juta ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada April 2025 diperkirakan sebanyak 5,23 juta ton beras.
Download PDFPada April 2025, luas panen jagung pipilan sebesar 0,23 juta hektare. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada April 2025 sebanyak 1,27 juta ton.
2025-06-02
Luas panen jagung pipilan pada April 2025 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,06 juta hektare atau 19,28 persen dibandingkan luas panen pada April 2024 yang sebesar 0,29 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada April 2025 sebanyak 1,27 juta ton, turun sebanyak 0,35 juta ton atau 21,43 persen dibandingkan pada April 2024 yang sebanyak 1,62 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Mei–Juli 2025 diperkirakan sebesar 0,59 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sebanyak 3,43 juta ton.
Download PDFIndeks Harga Ekspor Mengalami Inflasi 2,77 Persen di Triwulan I-2025 (Q-to-Q), sedangkan Indeks Harga Impor Mengalami Inflasi 2,69 Persen di Triwulan I-2025 (Q-to-Q).
2025-06-02
Indeks Harga Ekspor (IHX) umum pada triwulan I-2025 naik 2,77 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan naik 6,04 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).IHX kelompok migas triwulan I-2025 naik 1,51 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan turun 9,92 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).IHX kelompok nonmigas triwulan I-2025 naik 2,84 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan naik 7,09 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).Indeks Harga Impor (IHM) umum pada triwulan I-2025 naik 2,69 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan naik 7,82 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).IHM kelompok migas triwulan I-2025 naik 0,14 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan turun 5,26 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).IHM kelompok nonmigas triwulan I-2025 naik 3,20 persen terhadap triwulan IV-2024 (q-to-q) dan naik 10,76 persen terhadap triwulan I-2024 (y-on-y).
Download PDFJumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada April 2025 sebanyak 3,2 juta orang atau naik 29,39 persen dibandingkan dengan Maret 2025.
2025-06-02
Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada April 2025 sebanyak 5,4 juta orang atau naik 26,72 persen dibandingkan dengan Maret 2025. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 11,13 persen menjadi 1,6 juta orang. Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 17,94 persen menjadi 51,7 ribu ton. Selama Januari–April 2025, jumlah penumpang domestik sebanyak 19,3 juta orang atau turun 2,38 persen, dan jumlah penumpang internasional sebanyak 6,3 juta orang atau naik 10,13 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Sementara jumlah barang yang diangkut naik 2,94 persen menjadi 227,5 ribu ton.Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada April 2025 tercatat 3,2 juta orang atau naik 29,39 persen dibandingkan dengan Maret 2025. Jumlah barang yang diangkut turun 8,15 persen menjadi 38,1 juta ton. Selama Januari–April 2025, jumlah penumpang mencapai 10,2 juta orang atau naik 21,78 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2024, sementara jumlah barang yang diangkut naik 24,10 persen atau mencapai 157,8 juta ton.Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada April 2025 sebanyak 44,8 juta orang atau naik 9,71 persen dibanding Maret 2025. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami peningkatan sebesar 1,86 persen menjadi 5,9 juta ton. Selama Januari–April 2025, jumlah penumpang mencapai 171,1 juta orang atau naik 9,73 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta naik 1,67 persen menjadi 22,9 juta ton.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) Mei 2025 sebesar 121,15 atau naik 0,07 persen. Harga Beras Premium di Penggilingan turun 0,35 persen
2025-06-02
NTP nasional Mei 2025 sebesar 121,15 atau naik 0,07 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami penurunan sebesar 0,24 persen lebih rendah dari penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,31 persen.Pada Mei 2025, NTP Provinsi Sulawesi Utara mengalami kenaikan tertinggi (3,92 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Riau mengalami penurunan terbesar (2,44 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Mei 2025 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,53 persen yang utamanya disebabkan oleh penurunan indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok transportasi.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Mei 2025 sebesar 124,70 atau turun 0,41 persen dibanding NTUP bulan sebelumnyaTransaksi penjualan beras di penggilingan di 33 provinsi selama Mei 2025, tercatat transaksi beras kualitas premium 36,96 persen, kualitas medium 51,19 persen, kualitas submedium 10,35 persen, dan kualitas pecah 1,50 persen.Pada Mei 2025, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.001 per kg, turun sebesar 0,35 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.576 per kg atau naik sebesar 0,17 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.519 per kg atau turun sebesar 0,22 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp12.982 per kg atau naik sebesar 5,05 persen.Dibandingkan dengan Mei 2024, rata-rata harga beras di penggilingan pada Mei 2025 untuk kualitas premium, medium, submedium dan pecah masing-masing naik sebesar 0,01 persen; 4,18 persen; 4,36 persen dan 10,96 persen.
Download PDFKunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2025 mencapai 1,16 juta kunjungan, naik 9,15 persen (y-on-y).
2025-06-02
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2025 mencapai 1,16 juta kunjungan, naik 9,15 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada April 2025 mencapai 128,59 juta perjalanan, naik 23,02 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada April 2025 mencapai 926,60 ribu perjalanan, naik 22,51 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar di hotel bintang pada April 2025 mencapai 46,98 persen, turun 0,16 poin (y-on-y).
Download PDFPada Mei 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 1,23 persen.
2025-06-02
Pada Mei 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 1,23 persen terhadap IHPB Mei 2024. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Produk Logam, Mesin dan Perlengkapannya, yakni sebesar 2,23 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun(y-on-y) pada Mei 2025 antara lain: kelapa sawit (TBS), minyak goreng,mesin cetak dan percetakan, beras biasa, dan buah kelapa.Pada Mei 2025, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) turun sebesar0,45 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 1,19 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun(y-on-y) Mei 2025 sebesar 0,92 persen terhadap Mei 2024, antara laindisebabkan oleh kenaikan harga komoditas kayu gelondongan, semen,adukan semen (ready mix), aspal, dan kerangka/kusen/pintu/jendela dari aluminium.
Download PDFInflasi Year-on-Year (y-on-y) pada Mei 2025 sebesar 1,60 persen.
2025-06-02
Pada Mei 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,07. Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 5,75 persen dengan IHK sebesar 115,26 dan terendah terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar 0,28 persen dengan IHK sebesar 107,32. Deflasi provinsi y-on-y terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 1,51 persen dengan IHK sebesar 106,60. Sementara inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 5,75 persen dengan IHK sebesar 115,26 dan terendah terjadi di Kota Pontianak sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 106,56. Deflasi y-on-y terdalam terjadi di Manokwari sebesar 1,51 persen dengan IHK sebesar 106,60 dan terendah terjadi di Kabupaten Pasaman Barat sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 108,96.Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Mei 2025 sebesar 0,37 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Mei 2025 sebesar 1,19 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Mei 2025 sebesar 2,40 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,08 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 1,18 persen.
Download PDFEkspor April 2025 mencapai US$20,74 miliar. Impor April 2025 mencapai US$20,59 miliar.
2025-06-02
Nilai ekspor Indonesia Januari–April 2025 mencapai US$87,36 miliar atau naik 6,65 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai US$82,56 miliar juga naik 7,68 persen. Nilai ekspor Indonesia April 2025 mencapai US$20,74 miliar atau naik 5,76 persen dibanding ekspor April 2024. Ekspor nonmigas April 2025 mencapai US$19,57 miliar, naik 7,17 persen dibanding April 2024.Nilai impor Indonesia Januari-April 2025 mencapai US$76,29 miliar atau naik 6,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas juga naik 9,18 persen menjadi US$65,29 miliar. Sementara, pada April 2025 nilai impor mencapai US$20,59 miliar, naik 21,84 persen dibandingkan April 2024. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 29,86 persen menjadi US$18,07 miliar
Download PDFTingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,76 persen. Rata–rata upah buruh sebesar 3,09 juta rupiah.
2025-05-05
Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2025 sebanyak 153,05 juta orang, naik 3,67 juta orang dibanding Februari 2024. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,80 persen poin dibanding Februari 2024. Penduduk bekerja pada Februari 2025 sebanyak 145,77 juta orang, naik 3,59 juta orang dari Februari 2024. Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,98 juta orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 sebesar 4,76 persen, turun 0,06 persen poin dibanding Februari 2024. Rata-rata upah buruh pada Februari 2025 sebesar 3,09 juta rupiah. Rata-rata upah buruh dari Februari 2024 ke Februari 2025 tumbuh 1,78 persen dari 3,04 juta rupiah menjadi 3,09 juta rupiah.
Download PDF