Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Berita Statistik BPS Republik Indonesia

Ekonomi Indonesia Triwulan II-2025 Tumbuh 4,04 Persen (Q-to-Q); 5,12 Persen (Y-on-Y); Semester I-2025 Tumbuh 4,99 Persen (C-to-C).

Ekonomi Indonesia Triwulan II-2025 Tumbuh 4,04 Persen (Q-to-Q); 5,12 Persen (Y-on-Y); Semester I-2025 Tumbuh 4,99 Persen (C-to-C).

2025-08-05

Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2025 mencapai Rp5.947,0 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.396,3 triliun.Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 terhadap triwulan I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,04 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, danPerikanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,53 persen. Dari sisi pengeluaran,Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,05 persen.Ekonomi Indonesia triwulan II-2025 terhadap triwulan II-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,12 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,31 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,67 persen.Ekonomi Indonesia semester I-2025 terhadap semester I-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,99 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalamipertumbuhan tertinggi sebesar 10,59 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,57 persen.Pada triwulan II-2025, provinsi-provinsi di Pulau Jawa masih menjadi motor utama perekonomian Indonesia secara spasial, dengan kontribusi sebesar 56,94 persen terhadap PDB nasional dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24 persen (y-on-y).

Download PDF
Pada Juni 2025, luas panen jagung pipilan sebesar 0,26 juta hektare. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juni 2025 sebanyak 1,53 juta ton.

Pada Juni 2025, luas panen jagung pipilan sebesar 0,26 juta hektare. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juni 2025 sebanyak 1,53 juta ton.

2025-08-01

Luas panen jagung pipilan pada Juni 2025 sebesar 0,26 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,08 juta hektare atau 41,57 persen dibandingkan luas panen pada Juni 2024 yang sebesar 0,18 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juni 2025 sebanyak 1,53 juta ton, naik sebanyak 0,48 juta ton atau 45,70 persen dibandingkan pada Juni 2024 yang sebanyak 1,05 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Juli sampai September 2025 diperkirakan sebesar 0,61 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sebanyak 3,60 juta ton.

Download PDF
Pada Juni 2025, luas panen padi sebesar 0,79 juta hektare dengan produksi padi diperkirakan sebanyak 3,96 juta ton gabah kering giling (GKG).

Pada Juni 2025, luas panen padi sebesar 0,79 juta hektare dengan produksi padi diperkirakan sebanyak 3,96 juta ton gabah kering giling (GKG).

2025-08-01

Pada Juni 2025, luas panen padi sebesar 0,79 juta hektare denganproduksi padi diperkirakan sebanyak 3,96 juta ton gabah kering giling(GKG).Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, makaproduksi beras pada Juni 2025 diperkirakan sebanyak 2,28 juta ton beras.

Download PDF
Penumpang angkutan sungai/danau/penyeberangan Juni 2025 naik 25,35 persen jadi 4,8 juta. - Barang via laut Jan–Jun 2025 capai 242,1 juta ton, naik 22,40 persen dibandingkan periode sebelumnya tahun 2024.

Penumpang angkutan sungai/danau/penyeberangan Juni 2025 naik 25,35 persen jadi 4,8 juta. - Barang via laut Jan–Jun 2025 capai 242,1 juta ton, naik 22,40 persen dibandingkan periode sebelumnya tahun 2024.

2025-08-01

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Juni 2025 sebanyak 5,0 juta orang atau naik 10,25 persen dibandingkan dengan Mei 2025. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 5,87 persen menjadi 1,7 juta orang. Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 3,80 persen menjadi 55,7 ribu ton. Selama Januari–Juni 2025, jumlah penumpang domestik sebanyak 28,8 juta orang atau turun 5,48 persen, dan jumlah penumpang internasional sebanyak 9,7 juta orang atau naik 9,11 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Sementara jumlah barang yang diangkut naik 5,59 persen menjadi 343,8 ribu ton.Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Juni 2025 tercatat 2,7 juta orang atau naik 9,38 persen dibandingkan dengan Mei 2025. Jumlah barang yang diangkut turun 4,82 persen menjadi 40,8 juta ton. Selama Januari–Juni 2025, jumlah penumpang mencapai 15,5 juta orang atau naik 20,71 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2024, sementara jumlah barang yang diangkut naik 22,40 persen atau mencapai 242,1 juta ton.Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Juni 2025 sebanyak 45,6 juta orang atau naik 1,17 persen dibanding Mei 2025. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami penurunan sebesar 8,30 persen menjadi 6,0 juta ton. Selama Januari–Juni 2025, jumlah penumpang mencapai 261,8 juta orang atau naik 9,27 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Hal yang sama untuk jumlah barangyang diangkut kereta naik 0,66 persen menjadi 35,4 juta ton.Jumlah penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Juni 2025 tercatat 4,8 juta orang atau naik 25,35 persen dibanding Mei 2025. Selama Januari–Juni 2025, jumlah penumpang mencapai 27,0 juta orang atau naik 22,44 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Download PDF
Nilai Tukar Petani  Juli 2025 sebesar 122,64 atau naik 0,76 persen

Nilai Tukar Petani Juli 2025 sebesar 122,64 atau naik 0,76 persen

2025-08-01

Nilai Tukar Petani (NTP) Juli 2025 sebesar 122,64 atau naik 0,76 persen.Transaksi penjualan beras di penggilingan di 33 provinsi selama Juli 2025, tercatat transaksi beras kualitas premium 36,53 persen, kualitas medium 52,79 persen, kualitas submedium 9,23 persen, dan kualitas pecah 1,45 persen.Pada Juli 2025, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.524 per kg, naik sebesar 1,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp13.264 per kg atau naik sebesar 3,07 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp13.169 per kg atau naik sebesar 3,90 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp12.976 per kg atau turun sebesar 2,68 persen.Dibandingkan dengan Juli 2024, rata-rata harga beras di penggilingan pada Juli 2025 untuk kualitas premium, medium, submedium dan pecah masing-masing naik sebesar 2,14 persen, 5,96 persen, 4,84 persen, dan 5,10 persen.

Download PDF
Harga Produsen Mengalami Inflasi 0,42 Persen di Triwulan II-2025.

Harga Produsen Mengalami Inflasi 0,42 Persen di Triwulan II-2025.

2025-08-01

Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor pada triwulan II-2025 naik 0,42 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 2,55 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan triwulan II-2025 naik 0,83 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 6,18 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan II-2025 turun 1,61 persen dibandingkan triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 1,04 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan II-2025 naik 0,44 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 2,39 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Pengadaan Listrik dan Gas triwulan II-2025 naik 1,00 persen dibandingkan dengan triwulan I-2025 (q-to-q) dan terhadap triwulan II-2024 (y-on-y) naik 1,82 persen.IHP Sektor Pengelolaan Air triwulan II-2025 naik 0,44 persen jika dibandingkan dengan triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 2,80 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Pengangkutan triwulan II-2025 naik 1,87 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan terhadap triwulan II-2024 (y-on-y) naik 0,63 persen.IHP Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum triwulan II-2025 naik 0,47 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 2,31 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).IHP Sektor Jasa Pendidikan triwulan II-2025 naik 0,12 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan terhadap triwulan II-2024 (y-on-y) naik 3,19 persen.IHP Sektor Jasa Kesehatan triwulan II-2025 naik 0,28 persen terhadap triwulan I-2025 (q-to-q) dan naik 2,36 persen terhadap triwulan II-2024 (y-on-y).

Download PDF
Pada Juli 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 1,89 persen.

Pada Juli 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 1,89 persen.

2025-08-01

Pada Juli 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 1,89 persen terhadap IHPB Juli 2024. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Hasil Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, yakni sebesar 4,10 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Juli 2025 antara lain: beras biasa, bawang merah, minyak goreng, kelapa sawit (TBS), dan forklift.Pada Juli 2025, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar 0,44 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 1,76 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Juli 2025 sebesar 0,80 persen terhadap Juli 2024, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas kayu gelondongan, kerangka/ kusen/pintu/jendela dari aluminium, semen, balok kayu, dan bata semen berongga (batako).

Download PDF
Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Juli 2025 sebesar 2,37 persen.

Inflasi year-on-year (y-on-y) pada Juli 2025 sebesar 2,37 persen.

2025-08-01

Pada Juli 2025 terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,37 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,60. Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Selatan sebesar 5,45 persen dengan IHK sebesar 112,63 dan terendah terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 0,43 persen dengan IHK sebesar 108,55. Sementara inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Toli-Toli sebesar 5,98 persen dengan IHK sebesar 118,12 dan terendah terjadi di Kabupaten Karimun sebesar 0,40 persen dengan IHK sebesar 106,41.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) Juli 2025 sebesar 0,30 persen dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) Juli 2025 sebesar 1,69 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Juli 2025 sebesar 2,32 persen; inflasi m-to-m sebesar 0,13 persen; dan inflasi y-to-d sebesar 1,38 persen.

Download PDF
Pada Juni 2025, wisman mencapai 1,42 juta kunjungan (naik 18,20 persen), wisnus 105,12 juta perjalanan (naik 25,93 persen), wisnas 727,56 ribu perjalanan, dan TPK hotel bintang mencapai 49,98persen (turun 4,71 poin).

Pada Juni 2025, wisman mencapai 1,42 juta kunjungan (naik 18,20 persen), wisnus 105,12 juta perjalanan (naik 25,93 persen), wisnas 727,56 ribu perjalanan, dan TPK hotel bintang mencapai 49,98persen (turun 4,71 poin).

2025-08-01

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2025 mencapai 1,42 juta kunjungan, naik 18,20 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Juni 2025 mencapai 105,12 juta perjalanan, naik 25,93 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Juni 2025 mencapai 727,56 ribu perjalanan, turun 15,02 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar di hotel bintang pada Juni 2025 mencapai 49,98 persen, turun 4,71 poin (y-on-y)

Download PDF
Ekspor Juni 2025 mencapai USD 23,44 miliar dan Impor Juni 2025 mencapai USD 19,33 miliar.

Ekspor Juni 2025 mencapai USD 23,44 miliar dan Impor Juni 2025 mencapai USD 19,33 miliar.

2025-08-01

Nilai impor Indonesia Januari sampai Juni 2025 mencapai USD 115,94 miliar atau naik 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas juga naik 8,60 persen menjadi USD 100,07 miliar. Selama Juni 2025, nilai impor mencapai USD 19,33 miliar, naik 4,28 persen dibandingkan Mei 2024. Demikian juga dengan impor nonmigas turun 12,07 persen menjadi USD 17,11 miliar.

Download PDF