Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Harga Produsen Mengalami Inflasi 2,59 Persen di Triwulan I-2022
2022-05-09
Indeks Harga Produsen (IHP) gabungan tiga sektor (Sektor Pertanian, Pertambangan dan Penggalian, dan Industri Pengolahan) pada triwulan I-2022 naik 2,59 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 9,06 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP Sektor Pertanian triwulan I-2022 naik 2,43 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 7,02 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan I-2022 naik 7,31 persen dibandingkan triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 45,49 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan I-2022 naik 1,73 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 4,29 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP Sektor Pengadaan Listrik dan Gas triwulan I-2022 naik 0,24 persen dibandingkan dengan triwulan IV-2021 (q-to-q) dan terhadap triwulan I-2021 (y-on-y) naik 0,40 persen.IHP Sektor Pengelolaan Air triwulan I-2022 naik 0,30 persen jika dibandingkan dengan triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 0,80 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP SektorAngkutanPenumpangtriwulanI-2022naik2,12persenterhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan terhadap triwulan I-2021 (y-on-y) naik 5,41 persen.IHP Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum triwulan I-2022 naik 0,72 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 1,08 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).IHP Sektor Jasa Pendidikan triwulan I-2022 naik 0,89 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) sedangkan terhadap triwulan I-2021 (y-on-y) naik 4,17 persen.IHP Sektor Jasa Kesehatan triwulan I-2022 naik 0,94 persen terhadap triwulan IV-2021 (q-to-q) dan naik 2,68 persen terhadap triwulan I-2021 (y-on-y).
Download PDFPada April 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional naik 0,97 persen
2022-05-09
Pada April 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional naik sebesar 0,97 persen terhadap IHPB Maret 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,44 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada April 2022 antara lain: ayam ras, sapi, batu bara, minyak goreng, bensin, dan daging ayam ras.Perubahan IHPB di tahun kalender 2022 adalah sebesar 2,48 persen dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 4,22 persen.IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada April 2022 naik sebesar 0,66 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas semen, besi beton, aspal, solar, dan pasir.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) April 2022 sebesar 108,46 atau turun 0,76 persen
2022-05-09
Perkembangan Nilai Tukar PetaniNilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional April 2022 sebesar 108,46 atau turun 0,76 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,06 persen lebih rendah dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,83 persen.Pada April 2022, NTP Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan terbesar (2,21 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kalimantan Barat mengalami kenaikan tertinggi (1,44 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya.Pada April 2022 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,97 persen yang disebabkan oleh hampir seluruh kelompok pengeluaran.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional April 2022 sebesar 108,64 atau turun 0,56 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Perkembangan Harga Gabah dan Beras di PenggilinganDari 2.677 transaksi penjualan gabah di 29 provinsi selama April 2022, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 66,60 persen, gabah kering giling (GKG) 14,46 persen, dan gabah luar kualitas 18,94 persen.Selama April 2022, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp4.369,00 per kg atau turun 4,40 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.481,00 per kg atau turun 4,73 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.074,00 per kg atau turun 5,16 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.194,00 per kg atau turun 5,12 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp4.195,00 per kg atau turun 1,45 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.289,00 per kg atau turun 2,01 persen.Dibandingkan April 2021, rata-rata harga gabah pada April 2022 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 2,20 persen; 3,93 persen; dan 5,37 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada April 2022 dibandingkan dengan April 2021 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 1,90 persen; 3,99 persen; dan 5,03 persen.Selama April 2022, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 912 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.188 observasi beras di penggilingan.Pada April 2022, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.577,00 per kg, turun sebesar 2,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.104,00 per kg atau turun sebesar 2,35 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp8.853,00 per kg atau turun sebesar 2,29 persen.Dibandingkan dengan April 2021, rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2022 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 0,28 persen; 1,40 persen; dan 2,05 persen.
Download PDFJumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada Maret 2022 mencapai 40,79 ribu kunjungan dan Jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Maret 2022 naik 84,40 persen.
2022-05-09
A. Perkembangan Pariwisata Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada Maret 2022 mencapai 40,79 ribu kunjungan, naik 206,25 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada Maret 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada Maret 2022 meningkat sebesar 121,02 persen. Dari Januari hingga Maret 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 74,38 ribu kunjungan, naik drastis sebesar 228,24 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk utama pada periode yang sama tahun 2021. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Maret 2022 mencapai 45,15 persen, naik 9,08 poin dibandingkan dengan TPK Maret 2021. Hal yang sama jika dibandingkan dengan TPK bulan sebelumnya, TPK Maret 2022 juga meningkat sebesar 6,61 poin. Sementara, TPK hotel nonbintang pada Maret 2022 tercatat sebesar 22,06 persen, naik 2,04 poin dibandingkan Maret 2021. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Maret 2022 tercatat sebesar 1,62 hari, turun 0,03 poin dibandingkan Maret 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, rata-rata lama menginap selama Maret 2022 turun tipis 0,01 poin. B. Perkembangan Transportasi Nasional Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Maret 2022 sebanyak 3,9 juta orang atau naik 37,17 persen dibanding Februari 2022. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 84,40 persen menjadi 187,9 ribu orang. Selama Januari–Maret 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 10,7 juta orang atau naik 55,56 persen, dan jumlah penumpang internasional sebanyak 373,5 ribu orang atau naik 200,24 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Maret 2022 tercatat 1,3 juta orang atau naik 9,65 persen dibanding Februari 2022. Jumlah barang yang diangkut naik 7,36 persen menjadi 27,1 juta ton. Selama Januari–Maret 2022, jumlah penumpang mencapai 3,8 juta orang atau naik 1,86 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sedangkan jumlah barang yang diangkut turun 0,59 persen atau mencapai 78,1 juta ton. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Maret 2022 sebanyak 19,4 juta orang atau naik 48,76 persen dibanding Februari 2022. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 19,54 persen menjadi 5,1 juta ton. Selama Januari–Maret 2022, jumlah penumpang mencapai 50,2 juta orang atau naik 33,40 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 14,16 persen menjadi 13,5 juta ton.
Download PDFInflasi terjadi pada April 2022 sebesar 0,95 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58 persen.
2022-05-09
Pada April 2022 terjadi inflasi sebesar 0,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,98. Seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58 persen dengan IHK sebesar 113,46 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,22 persen dengan IHK sebesar 110,58.Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,76 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,28 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,31 persen; kelompok transportasi sebesar 2,42 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,20 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,55 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,75 persen. Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen. Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan.Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2022 sebesar 2,15 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 3,47 persen.Komponen inti pada April 2022 mengalami inflasi sebesar 0,36 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–April) 2022 sebesar 1,39 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 2,60 persen.
Download PDFUpah Nominal Harian Buruh Tani Nasional Maret 2022 Naik Sebesar 0,30 Persen
2022-04-18
Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterimaburuh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upahyang diterima buruh/pekerja.Upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.Upah nominal harian buruh tani nasional pada Maret 2022 naik sebesar 0,30 persen dibanding upah nominal buruh tani Februari 2022, yaitu dari Rp57.771,00 menjadi Rp57.941,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,40 persen.Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Maret 2022 naik 0,05 persen dibanding Februari 2022, yaitu dari Rp91.994,00 menjadi Rp92.040,00 per hari. Sementara upah riil mengalami penurunan sebesar 0,61 persen.
Download PDFEkspor Maret 2022 mencapai US$26,50 miliar & Impor Maret 2022 senilai US$21,97 miliar
2022-04-18
A. EKSPOR Nilai ekspor Indonesia Maret 2022 mencapai US$26,50 miliar atau naik 29,42 persen dibanding ekspor Februari 2022. Dibanding Maret 2021 nilai ekspor naik sebesar 44,36 persen. Ekspor nonmigas Maret 2022 mencapai US$25,09 miliar, naik 28,82 persen dibanding Februari 2022, dan naik 43,82 persen dibanding ekspor nonmigas Maret 2021. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Maret 2022 mencapai US$66,14 miliar atau naik 35,25 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$62,84 miliar atau naik 35,87 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Maret 2022 terhadap Februari 2022 terjadi pada komoditas bahan bakar mineral sebesar US$1.632,5 juta (54,45 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada barang dari besi dan baja sebesar US$20,1 juta (11,77 persen).Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Maret 2022 naik 29,68 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 10,30 persen serta ekspor hasil tambang dan lainnya naik 78,65 persen.Ekspor nonmigas Maret 2022 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$5,48 miliar, disusul Amerika Serikat US$2,83 miliar dan India US$2,06 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 41,34 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$4,98 miliar dan US$1,86 miliar. Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Maret 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$9,58 miliar (14,48 persen), diikuti Jawa Timur US$6,87 miliar (10,39 persen) dan Kalimantan Timur US$6,17 miliar (9,33 persen).B. IMPORNilai impor Indonesia Maret 2022 mencapai US$21,97 miliar, naik 32,02 persen dibanding Februari 2022 atau naik 30,85 persen dibanding Maret 2021.Impor migas Maret 2022 senilai US$3,49 miliar, naik 20,33 persen dibanding Februari 2022 atau naik 53,22 persen dibanding Maret 2021.Impor nonmigas Maret 2022 senilai US$18,48 miliar, naik 34,50 persen dibanding Februari 2022 atau naik 27,34 persen dibanding Maret 2021.Peningkatan impor golongan barang nonmigas terbesar Maret 2022 dibanding Februari 2022 adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya US$520,0 juta (28,23 persen). Sedangkan penurunan terbesar adalah perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia US$4,8 juta (7,46 persen).Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Maret 2022 adalah Tiongkok US$15,79 miliar (32,76 persen), Jepang US$4,24 miliar (8,81 persen), dan Thailand US$3,17 miliar (6,57 persen). Impor nonmigas dari ASEAN US$8,72 miliar (18,10 persen) dan Uni Eropa US$2,75 miliar (5,70 persen).Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari–Maret 2022 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi US$484,5 juta (11,77 persen), bahan baku/penolong US$10.944,7 juta (33,44 persen), dan barang modal US$2.004,8 juta (30,68 persen).Neraca perdagangan Indonesia Maret 2022 mengalami surplus US$4,53 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas US$6,62 miliar. Sedangkan di sektor migas terjadi defisit US$2,09 miliar.
Download PDFPada Maret 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional naik 0,75 persen
2022-04-01
Pada Maret 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional naik sebesar 0,75 persen terhadap IHPB Februari 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertanian sebesar 1,53 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Maret 2022 antara lain: cabai merah, kelapa sawit, telur ayam ras, LPG, rokok kretek dengan filter, dan tepung terigu. Perubahan IHPB di tahun kalender 2022 adalah sebesar 1,49 persen dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 3,54 persen. IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Maret 2022 naik sebesar 0,54 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas besi beton, aspal, solar, batu pondasi bangunan, dan pasir.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) Maret 2022 sebesar 109,29 atau naik 0,42 persen
2022-04-01
Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional Maret 2022 sebesar 109,29 atau naik 0,42 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,99 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,57 persen.Pada Maret 2022, NTP Provinsi Riau mengalami kenaikan tertinggi (3,56 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Banten mengalami penurunan terbesar (1,70 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Maret 2022 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,70 persen yang disebabkan oleh hampir seluruh kelompok pengeluaran.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Maret 2022 sebesar 109,25 atau naik 0,67 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Harga Gabah Kering Panen di Tingkat Petani turun 5,76 persen dan Harga Beras Premium di Penggilingan turun 0,41 persen.Dari 2.269 transaksi penjualan gabah di 28 provinsi selama Maret 2022, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 68,71 persen; gabah kering giling (GKG) 14,15 persen; dan gabah luar kualitas 17,14 persen.Selama Maret 2022, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp4.570,00 per kg atau turun 5,76 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.704,00 per kg atau turun 5,20 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata- rata harga GKG di tingkat petani Rp5.350,00 per kg atau turun 1,81 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.474,00 per kg atau turun 1,70 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp4.257,00 per kg atau turun 4,43 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.377,00 per kg atau turun 3,66 persen.Dibandingkan Maret 2021, rata-rata harga gabah pada Maret 2022 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 4,22 persen; 2,61 persen; dan 5,28 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Maret 2022 dibandingkan dengan Maret 2021 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 4,98 persen; 2,68 persen; dan 5,77 persen.Selama Maret 2022, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 890 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, di mana diperoleh 1.135 observasi beras di penggilingan.Pada Maret 2022, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.787,00 per kg, turun sebesar 0,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.323,00 per kg atau turun sebesar 0,38 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp9.061,00 per kg atau turun sebesar 0,01 persen.Dibandingkan dengan Maret 2021, rata-rata harga beras di penggilingan pada Maret 2022 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 1,87 persen; 1,85 persen; dan 3,65 persen.
Download PDFJumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Februari 2022 melalui pintu masuk utama mencapai 18,46 ribu kunjungan, dan Jumlah penumpang angkutan udara internasional pada Februari 2022 naik 21,74 persen.
2022-04-01
A. Perkembangan Pariwisata Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk utama pada Februari 2022 mencapai 18,46 ribu kunjungan, naik 151,98 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada Februari 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk utama pada Februari 2022 juga meningkat sebesar 21,91 persen. Dari Januari hingga Februari 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 33,59 ribu kunjungan, naik 259,59 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk utama pada periode yang sama tahun 2021. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Februari 2022 mencapai 38,54 persen, naik 6,14 poin dibandingkan dengan TPK Februari 2021. Namun jika dibandingkan dengan TPK bulan sebelumnya, TPK Februari 2022 mengalami penurunan sebesar 3,89 poin. Sementara, TPK hotel nonbintang pada Februari 2022 tercatat sebesar 21,41 persen, naik 1,79 poin dibandingkan Februari 2021. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Februari 2022 tercatat sebesar 1,63 hari, turun 0,03 poin dibandingkan Februari 2021. Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, rata-rata lama menginap selama Februari 2022 naik sebesar 0,03 poin. B. Perkembangan Transportasi Nasional Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Februari 2022 sebanyak 2,9 juta orang atau turun 26,15 persen dibanding Januari 2022. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 21,74 persen menjadi 101,9 ribu orang. Selama Januari–Februari 2022, jumlah penumpang domestik sebanyak 6,8 juta orang atau naik 59,52 persen, dan jumlah penumpang internasional sebanyak 185,6 ribu orang atau naik 121,74 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Februari 2022 tercatat 1,2 juta orang atau turun 7,38 persen dibanding Januari 2022. Jumlah barang yang diangkut turun 1,39 persen menjadi 25,3 juta ton. Selama Januari–Februari 2022 jumlah penumpang mencapai 2,5 juta orang atau naik 1,46 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021, sedangkan jumlah barang yang diangkut turun 1,21 persen atau mencapai 50,9 juta ton. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Februari 2022 sebanyak 13,1 juta orang atau turun 26,33 persen dibanding Januari 2022. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 1,73 persen menjadi 4,2 juta ton. Selama Januari–Februari 2022 jumlah penumpang mencapai 30,8 juta orang atau naik 31,75 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 10,28 persen menjadi 8,4 juta ton.
Download PDF