Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Berita Statistik BPS Republik Indonesia

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2024 mencapai 1,24 juta kunjungan, naik 8,72 persen year-on-year (y-o-y).

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2024 mencapai 1,24 juta kunjungan, naik 8,72 persen year-on-year (y-o-y).

2025-02-03

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2024 mencapai 1,24 juta kunjungan, naik 8,72 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Desember 2024 mencapai 101,08 juta perjalanan, naik 11,63 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Desember 2024 mencapai 810,44 ribu perjalanan, naik 19,13 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar di hotel bintang pada Desember 2024 mencapai 58,06 persen, turun 1,68 poin (y-on-y).

Download PDF
Inflasi Year-on-Year (y-on-y) Januari 2025 sebesar 0,76 persen.

Inflasi Year-on-Year (y-on-y) Januari 2025 sebesar 0,76 persen.

2025-02-03

Pada Januari 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 0,76 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,99. Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 4,55 persen dengan IHK sebesar 112,06 dan terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 105,90. Sementara deflasi provinsi y-on-y terdalam terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar 1,52 persen dengan IHK sebesar 104,85 dan terendah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 0,06 persen dengan IHK sebesar 106,11. Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 4,55 persen dengan IHK sebesar 112,06 dan terendah terjadi di Kota Pontianak sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 105,12. Deflasi kabupaten/kota y-on-y terdalam terjadi di Kabupaten Gorontalo sebesar 1,71 persen dengan IHK sebesar 105,87 dan terendah terjadi di Kota Palopo sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 104,69.Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,69 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,24 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,14 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,84 persen; kelompok transportasi sebesar 0,76 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,11 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,05 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,47 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,27 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 8,75 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,30 persen.Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Januari 2025 sebesar 0,76 persen dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) Januari 2025 sebesar 0,76 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Januari 2025 sebesar 2,36 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,30 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 0,30 persen.

Download PDF
Penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2024 naik 19,29% dari November, sedangkan angkutan barang meningkat 9,82% dibanding bulan sebelumnya

Penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2024 naik 19,29% dari November, sedangkan angkutan barang meningkat 9,82% dibanding bulan sebelumnya

2025-02-03

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2024 sebanyak 5,9 juta orang atau naik 19,29 persen dibanding kondisi pada November 2024. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 9,76 persen menjadi 1,7 juta orang. Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 9,82 persen menjadi 61,5 ribu ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang domestik sebanyak 63,7 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 19,0 juta orang, masing-masing naik sebesar 1,76 persen dan 21,46 persen, dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut naik 9,07 persen menjadi 666,4 ribu ton.Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Desember 2024 tercatat 2,4 juta orang atau naik 17,40 persen dibanding November 2024. Jumlah barang yang diangkut naik 2,35 persen menjadi 34,1 juta ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang mencapai 25,9 juta orang atau naik 20,46 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2023, sementara jumlah barang yang diangkut naik 1,45 persen atau mencapai 379,2 juta ton.Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Desember 2024 sebanyak 45,8 juta orang atau naik 7,61 persen dibanding November 2024. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami peningkatan sebesar 4,86 persen menjadi 6,4 juta ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang mencapai 504,6 juta orang atau naik 17,81 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta naik 9,42 persen menjadi 73,5 juta ton.

Download PDF
Pada Januari 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 2,11 persen.

Pada Januari 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 2,11 persen.

2025-02-03

Pada Januari 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 2,11 persen terhadapIHPB Januari 2024. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi ProdukMakanan, Minuman dan Tembakau; Tekstil, Pakaian dan Produk Kulit,yakni sebesar 2,78 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun(y-on-y) pada Januari 2025 antara lain: kelapa sawit (TBS), minyak goreng, SKM (rokok/sigaret kretek mesin), mesin cetak dan percetakan, serta kakao.Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) dan tahun kalender (y-to-d)Januari 2025 sebesar 0,80 persen.Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y)Januari 2025 sebesar 0,87 persen terhadap Januari 2024, antara laindisebabkan oleh kenaikan harga komoditas semen, aspal, kawat galbanibronjong, kayu gelondongan, dan atap aluminium (awning).

Download PDF
Nilai Tukar Petani (NTP) Januari 2025 sebesar 123,68 atau naik 0,73 persen. Harga Beras Premium di Penggilingan naik 0,82 persen.

Nilai Tukar Petani (NTP) Januari 2025 sebesar 123,68 atau naik 0,73 persen. Harga Beras Premium di Penggilingan naik 0,82 persen.

2025-02-03

Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional Januari 2025 sebesar 123,68 atau naik 0,73 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,82 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,09 persen.Pada Januari 2025, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan tertinggi (3,64 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami penurunan terbesar (2,54 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Januari 2025 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,03 persen yang utamanya disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Januari 2025 sebesar 126,54 atau naik 0,51 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Transaksi penjualan beras di penggilingan di 33 provinsi selama Januari 2025, tercatat transaksi beras kualitas premium 36,36 persen, kualitas medium 52,86 persen, kualitas submedium 9,31 persen, dan kualitas pecah 1,47 persen.Pada Januari 2025, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.112,00 per kg, naik sebesar 0,82 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.609,00 per kg atau naik sebesar 1,29 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.721,00 atau naik sebesar 2,66 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp12.178,00 per kg atau turun sebesar 4,11 persen.Dibandingkan dengan Januari 2024, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2025 untuk kualitas premium, medium, submedium dan pecah masing-masing turun sebesar 3,98 persen; 4,39 persen; 2,25 persen; dan 7,44 persen.

Download PDF
Harga Produsen Mengalami Inflasi 0,59 Persen di Triwulan IV-2024.

Harga Produsen Mengalami Inflasi 0,59 Persen di Triwulan IV-2024.

2025-02-03

Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor pada triwulan IV-2024 naik 0,59 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 1,77 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan triwulan IV-2024 naik 1,68 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 7,15 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan IV-2024 naik 0,60 persen dibandingkan triwulan III-2024 (q-to-q) dan turun 2,02 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan IV-2024 naik 0,46 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 2,04 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pengadaan Listrik dan Gas triwulan IV-2024 turun 0,26 persen dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) turun 0,16 persen.IHP Sektor Pengelolaan Air triwulan IV-2024 naik 0,14 persen jika dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 6,69 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pengangkutan triwulan IV-2024 turun 0,11 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) turun 0,62 persen.IHP Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum triwulan IV-2024 naik 0,56 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 3,04 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Jasa Pendidikan triwulan IV-2024 naik 1,27 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) naik 6,91 persen.IHP Sektor Jasa Kesehatan triwulan IV-2024 naik 0,70 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 2,39 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).

Download PDF
Persentase Penduduk Miskin September 2024 turun menjadi 8,57 persen.

Persentase Penduduk Miskin September 2024 turun menjadi 8,57 persen.

2025-01-15

Persentase penduduk miskin pada September 2024 sebesar 8,57 persen, menurun 0,46 persen poin terhadap Maret 2024 dan menurun 0,79 persen poin terhadap Maret 2023.Jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 24,06 juta orang, menurun 1,16 juta orang terhadap Maret 2024 dan menurun 1,84 juta orang terhadap Maret 2023.Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 sebesar 6,66 persen, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 7,09 persen. Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2024 sebesar 11,34 persen, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 11,79 persen.Dibanding Maret 2024, jumlah penduduk miskin September 2024 perkotaan menurun sebanyak 0,59 juta orang (dari 11,64 juta orang pada Maret 2024 menjadi 11,05 juta orang pada September 2024). Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan menurun sebanyak 0,57 juta orang (dari 13,58 juta orang pada Maret 2024 menjadi 13,01 juta orang pada September 2024).Garis Kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar Rp595.242,00/kapita/ bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp443.433,00 (74,50 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp151.809,00 (25,50 persen).Pada September 2024, rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,71 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga secara rata-rata adalah sebesar Rp2.803.590,00/rumah tangga miskin/bulan.

Download PDF
Ekspor Desember 2024 mencapai US$23,46 miliar, turun 2,24 persen dibanding November 2024. Impor Desember 2024 senilai US$21,22 miliar, naik 8,10 persen dibanding November 2024.

Ekspor Desember 2024 mencapai US$23,46 miliar, turun 2,24 persen dibanding November 2024. Impor Desember 2024 senilai US$21,22 miliar, naik 8,10 persen dibanding November 2024.

2025-01-15

Nilai impor Indonesia Desember 2024 mencapai US$21,22 miliar, naik 8,10 persen dibandingkan November 2024 atau naik 11,07 persen dibandingkan Desember 2023. Nilai impor terdiri dari migas senilai US$3,30 miliar (naik 28,26 persen dibandingkan November 2024 atau turun 2,24 persen dibandingkan Desember 2023) dan nonmigas senilai US$17,92 miliar (naik 5,06 persen dibandingkan November 2024 atau naik 13,92 persen dibandingkan Desember 2023).

Download PDF
Gini ratio September 2024 tercatat sebesar 0,381

Gini ratio September 2024 tercatat sebesar 0,381

2025-01-15

Pada September 2024, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan gini ratio adalah sebesar 0,381. Angka ini meningkat 0,002 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,379 dan menurun 0,007 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,388.Gini ratio di daerah perkotaan pada September 2024 tercatat sebesar 0,402; naik dibanding gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,399 dan turun dibanding gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,409.Gini ratio di daerah perdesaan pada September 2024 tercatat sebesar 0,308; naik dibanding gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,306 dan turun dibanding gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,313.Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, pada September 2024, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 18,41 persen. Jika dirinci berdasarkan daerah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 17,44 persen. Sementara untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 21,39 persen.

Download PDF
Selama Januari–November 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalamnegeri naik 27,56 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.

Selama Januari–November 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalamnegeri naik 27,56 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.

2025-01-02

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada November 2024 sebanyak 4,9 juta orang atau turun 7,45 persen dibanding kondisi pada Oktober 2024. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 6,35 persen menjadi 1,6 juta orang. Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 1,10 persen menjadi 55,2 ribu ton. Selama Januari–November 2024, jumlah penumpang domestik sebanyak 57,7 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 17,3 juta orang, masing-masing naik sebesar 1,25 persen dan 21,86 persen, dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut naik 7,92 persen menjadi 600,9 ribu ton.Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada November 2024 tercatat 2,0 juta orang atau turun 6,34 persen dibanding Oktober 2024. Jumlah barang yang diangkut turun 3,69 persen menjadi 32,6 juta ton. Selama Januari–November 2024, jumlah penumpang mencapai 23,5 juta orang atau naik 27,56 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2023, sementara jumlah barang yang diangkut naik 1,27 persen atau mencapai 343,0 juta ton.Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada November 2024 sebanyak 42,6 juta orang atau turun 6,39 persen dibanding Oktober 2024. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami penurunan sebesar 7,24 persen menjadi 6,1 juta ton. Selama Januari–November 2024, jumlah penumpang mencapai 458,8 juta orang atau naik 18,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta naik 10,17 persen menjadi 67,1 juta ton

Download PDF