Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Harga Produsen Gabah Bulan Mei 2003
2003-06-02
"Dari 547 pemantauan harga gabah di 17 propinsi pada Mei 2003, diperoleh data harga gabah terendah ditingkat petani sebesar Rp.850,00/kg (di Lampung, varietas Muncul, Diluar kualitas), dan harga tertinggi sebesar Rp.1900,00/kg (di Kalteng, varietas Siam, kualitas GKS). Secara rata-rata harga ditingkat petani dan penggilingan untuk kualitas GKG dan GKS berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Persentase harga gabah ditingkat petani yang dibawah HPP turun, yaitu dari 61,89% pada April menjadi 58,13% pada Mei 2003. Persentase gabah petani yang diluar kualitas juga turun, yaitu dari 20,75% pada April menjadi 10,24% pada Mei 2003. Pada bulan Mei 2003 harga rata-rata gabah ditingkat petani untuk kualitas GKG dan GKP naik dibandingkan dengan harga rata-rata bulan April 2003, masing-masing sebesar 1,89 % dan 3,82 %. Sedangkan kualitas GKS dan Diluar kualitas turun, masing-masing minus 0,59 % dan minus 0,52 %. "
Download PDFPariwisata dan Transportasi Nasional Bulan April 2003
2003-06-02
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan April 2003 mencapai 204,6 ribu orang, turun tajam 29,07 persen dibanding jumlah wisman bulan Maret 2003 sebesar 288,4 ribu orang. Penurunan ini masih terkait langsung dengan dampak mewabahnya virus SARS di Singapura dan beberapa negara Asia lainnya. Jumlah penumpang kereta api bulan April 2003 mencapai 11,92 juta orang, yang berarti turun 2,20 persen dibanding bulan Maret 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 1,28 juta ton atau naik 9,56 persen. Sementara itu, selama Januari-April 2003 jumlah penumpang mencapai 48,16 juta orang dan barang 4,83 juta ton, atau masing-masing masih mengalami penurunan 17,30 persen dan 14,28 persen dibanding periode yang sama tahun 2002.
Download PDFNilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan April 2003
2003-06-02
"Nilai ekspor Indonesia bulan April 2003 masih mencapai US$ 5,00 milyar walaupun turun 1,27 persen dibanding bulan lalu sebesar US$ 5,07 milyar. Secara kumulatif Januari ? April 2003, ekspor meningkat 13,10 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Nilai impor Indonesia bulan April 2003 mencapai US$ 2,69 milyar, atau turun 6,66 persen dibanding impor bulan lalu sebesar US$ 2,88 milyar, sedangkan selama Januari-April 2003 nilai impor meningkat 23,50 persen dibanding periode yang sama tahun 2002 menjadi US$ 11,13 milyar. "
Download PDFInflasi Bulan Mei 2003 Sebesar 0,21 %
2003-06-02
"Pada bulan Mei 2003 terjadi inflasi 0,21 persen. Dari 43 kota IHK tercatat 30 kota mengalami inflasi, dan 13 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,31 persen, dan inflasi terendah di Palangkaraya 0,01 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Padang Sidempuan sebesar minus 1,09 persen dan deflasi terkecil di Bandung dan Purwokerto masing-masing minus 0,04 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut: kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,01 persen, kelompok perumahan 0,76 persen, kelompok sandang 0,35 persen, kelompok kesehatan 0,81 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga relatif stabil yaitu 0,00 persen, dan kelompok transpor & komunikasi 0,03 persen. Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami penurunan harga sebesar minus 0,28 persen. "
Download PDFITB dan ITK Triwulan I-2003 dan Prospek Triwulan II-2003
2003-05-19
Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003) untuk Jabotabek mendekati angka 100, yaitu 99,63. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi bisnis di Jabotabek pada triwulan I-2003 relatif sama dibanding triwulan IV-2002 (Oktober-Desember 2002). ITB pada triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003) untuk Luar Jabotabek dibawah angka 100, yaitu 94,22. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi bisnis di Luar Jabotabek pada triwulan I-2003 menurun dibanding triwulan IV-2002 (Oktober-Desember 2002). ITB pada triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003) untuk Indonesia dibawah angka 100, yaitu 95,11. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi bisnis di Indonesia pada triwulan I-2003 menurun dibanding triwulan IV-2002 (Oktober-Desember 2002).
Download PDFPDB Indonesia Triwulan I - 2003 Meningkat Sebesar 2,04 %
2003-05-19
PDB Indonesia pada triwulan I tahun 2003 meningkat sebesar 2,04 persen dibandingkan triwulan IV tahun 2002. Pertumbuhan ini terjadi pada sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor pengangkutan, sektor keuangan dan sektor jasa-jasa. Pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh sektor pertanian sebesar 15,56 persen sedang pertumbuhan sektor lainnya kurang dari 1 persen. Pertumbuhan pertanian ini disebabkan karena faktor musim panen pada triwulan I. PDB Indonesia pada triwulan I tahun 2003 dibandingkan triwulan yang sama tahun 2002 (Y on Y) mengalami pertumbuhan sebesar 3,43 persen.
Download PDFPariwisata dan Transportasi Nasional Bulan Maret 2003
2003-05-01
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan Maret 2003 mencapai 288,4 ribu orang atau turun 0,46 persen dibanding jumlah wisman bulan Pebruari 2003 sebesar 289,8 ribu orang. Penurunan ini terutama di Batam, merupakan dampak dari mewabahnya virus SARS di Singapura dan beberapa negara lainnya. Jumlah penumpang kereta api bulan Maret 2003 mencapai 12,19 juta orang, yang berarti naik 9,19 persen dibanding bulan Pebruari 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 1,17 juta ton atau naik 2,27 persen. Sebaliknya selama Januari-Maret 2003, jumlah penumpang mencapai 36,23 juta orang dan barang 3,54 juta ton, atau masing-masing masih mengalami penurunan 14,45 persen dan 14,71 persen dibanding periode yang sama tahun 2002.
Download PDFNilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan Maret 2003
2003-05-01
Nilai ekspor Indonesia bulan Maret 2003 untuk pertama kalinya tahun ini menembus angka di atas US$ 5 milyar, tepatnya US$ 5,07 milyar atau naik 3,85 persen dibanding bulan Pebruari 2003. Secara kumulatif Januari ? Maret 2003, ekspor meningkat 15,83 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Nilai impor Indonesia bulan Maret 2003 mencapai US$ 2,88 milyar, atau turun 2,53 persen dibanding impor bulan Pebruari 2003 sebesar US$ 2,96 milyar, sedangkan untuk Januari-Maret 2003 nilai impor meningkat 29,40 persen dibanding periode yang sama tahun 2002 yaitu dari US$ 6,63 milyar menjadi US$ 8,58 milyar.
Download PDFInflasi Bulan April 2003 Sebesar 0,15 %
2003-05-01
"Pada bulan April 2003 terjadi inflasi 0,15 persen. Dari 43 kota IHK tercatat 18 kota mengalami inflasi, dan 25 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 2,14 persen, dan inflasi terendah di Padang 0,07 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Kupang sebesar 1,44 persen dan deflasi terkecil di Surakarta 0,04 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut: kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 1,41 persen, kelompok perumahan 0,16 persen, kelompok kesehatan 0,32 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,27 persen, dan kelompok transpor & komunikasi 1,31 persen. Sedangkan kelompok-kelompok yang mengalami penurunan harga adalah kelompok bahan makanan 1,15 persen, dan kelompok sandang 0,64 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari-April) 2003 sebesar 0,92 persen, sedangkan inflasi ?year on year? (April 2003 terhadap April 2002) sebesar 7,54 persen. "
Download PDFHarga Produsen Gabah Bulan April 2003
2003-05-01
"Harga rata-rata gabah semua kelompok kualitas berada dibawah HPP Persentase harga gabah tingkat petani dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) naik dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 38,46 % menjadi 61,89 %. Persentase gabah diluar kualitas turun dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 24,04 % menjadi 20,75 %. Harga gabah terendah ditingkat petani Rp.900,00/kg di jumpai di Jawa Tengah, dan harga tertinggi Rp.1 900,00/ kg di jumpai di Propinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 48,76 % transaksi harga ditingkat penggilingan dan 61,89 % di tingkat petani berada dibawah HPP. "
Download PDF